Sabtu, 18 Agustus 2018


8 Poin Pernyataan Mahfud MD Pasca Batal Jadi Cawapres Jokowi


1. Kronologi batal menjadi cawapres
Kronologi Mahfud MD menganggap akan dipilih jadi cawapres Jokowi bermula saat ia diminta oleh Menteri Sekretaris Negara PRATIKNO untuk menyiapkan diri.

2. Tersinggung dengan pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Alias Romi
Romy mengatakan loh Pak Mahfud itu kan maunya sendiri, bikin baju sendiri, siapa yang suruh? Saya agak tersinggung itu.
Padahal Romy justru yang sehari sebelumnya mengatakan bahwa saya sudah final sebagai cawapres.

3. Tanggapan keluarga saat Mahfud tak terpilih jadi cawapres
Mahfud MD mengatakan keluarganya menganggap biasa saja terkait posisi calon wakil presiden yang dampingi Joko Widodo tidak berhasil dia duduki.

4. Tak disebut kader NU
"Saya juga minta maaf kepada keluarga besar Nahdatul Ulama tu ribut-ribut soal kader. Lho Pak Mahfud itu kan bukan NU. Ya aneh bagi saya kalau saya bukan NU, Saya ini lahir di Madura, di pondok pesantren NU, Madrasah Ibtidaiyah-nya NU," kata Mahfud MD.

5. Sebut ada ancaman dari NU
"Robikin mengancam, NU akan keluar meninggalkan Jokowi kalau yang diangkat bukan kader NU dari cawapres.
Mahfud menambahakan, dirinya mengetahui tersebut dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Sementara pernyataan Robikin itu dikeluarkan atas permintaan Maruf Amin.

6. Tolak tawaran Menkopolhukam, Komisaris Utama, Jaksa Agung
Mahfud mengungkit jika dirinya sempat diperhadapkan dengan beberapa tawaran yang menarik, seperti diantaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) hingga Komisaris Utama.

7. Memilih bergabung ke BPIP
"Sampai akhirnya apa, suatu saat 'Pak Jokowi agak risau lemahnya ideologi, dan akan dibuat unit kerja Ideologi Pancasila. Nah, kalau ideologi saya mau, saya bilang ini negara, saya risau juga perkembangan radikalisme, ini saya kira persoalan ideologi harus dikuatkan lagi," urai Mahfud.

8. Menolak Menjadi Tim Politik Jokowi
"Kalau saya ikut yang di politik, tentu yang di BPIP ini saya harus mundur. Kan harus netral di BPIP, karena ini ideologi. Sehingga saya di sini saja. Membantu Pak Jokowi juga, di dalam pemerintahannya, bukan di dalam politik pilpresnya," tandasnya.

Lebih lengkapnya silahkan simak link video dibawah ini :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar