8 Poin Pernyataan
Mahfud MD Pasca Batal Jadi Cawapres Jokowi
1. Kronologi batal
menjadi cawapres
Kronologi Mahfud MD menganggap akan dipilih jadi cawapres
Jokowi bermula saat ia diminta oleh Menteri Sekretaris Negara PRATIKNO untuk
menyiapkan diri.
2. Tersinggung dengan pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy
Alias Romi
Romy mengatakan loh Pak Mahfud itu kan maunya sendiri, bikin baju sendiri,
siapa yang suruh? Saya agak tersinggung itu.
Padahal Romy justru yang sehari sebelumnya mengatakan bahwa
saya sudah final sebagai cawapres.
3. Tanggapan keluarga saat Mahfud tak terpilih jadi cawapres
Mahfud MD mengatakan keluarganya menganggap biasa saja
terkait posisi calon wakil presiden yang dampingi Joko Widodo tidak berhasil
dia duduki.
4. Tak disebut kader
NU
"Saya juga minta maaf kepada keluarga besar Nahdatul
Ulama tu ribut-ribut soal kader. Lho Pak Mahfud itu kan bukan NU. Ya aneh bagi saya kalau saya
bukan NU, Saya ini lahir di Madura, di pondok pesantren NU, Madrasah
Ibtidaiyah-nya NU," kata Mahfud MD.
5. Sebut ada ancaman dari NU
"Robikin mengancam, NU akan keluar meninggalkan Jokowi
kalau yang diangkat bukan kader NU dari cawapres.
Mahfud menambahakan, dirinya mengetahui tersebut dari Ketua
Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Sementara pernyataan Robikin itu dikeluarkan atas permintaan
Maruf Amin.
6. Tolak tawaran
Menkopolhukam, Komisaris Utama, Jaksa Agung
Mahfud mengungkit jika dirinya sempat diperhadapkan dengan
beberapa tawaran yang menarik, seperti diantaranya Menteri Koordinator Politik
Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) hingga Komisaris Utama.
7. Memilih bergabung
ke BPIP
"Sampai akhirnya apa, suatu saat 'Pak Jokowi agak risau
lemahnya ideologi, dan akan dibuat unit kerja Ideologi Pancasila. Nah, kalau
ideologi saya mau, saya bilang ini negara, saya risau juga perkembangan
radikalisme, ini saya kira persoalan ideologi harus dikuatkan lagi," urai
Mahfud.
8. Menolak Menjadi Tim Politik Jokowi
"Kalau saya ikut yang di politik, tentu yang di BPIP
ini saya harus mundur. Kan
harus netral di BPIP, karena ini ideologi. Sehingga saya di sini saja. Membantu
Pak Jokowi juga, di dalam pemerintahannya, bukan di dalam politik
pilpresnya," tandasnya.
Lebih lengkapnya silahkan simak link video dibawah ini :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar